Malam menimbulkan rona yang unik,
canda rindu menggelitik dalam gelas kopi cap gelatik.
Masih ku ingat tawa jangkrik saat kau katakan aku cantik…
“ah, berisik! kenapasih, gak bisa liat orang lagi asik!”
Rasa itu tak pernah terusik,
meski kopi bersisa letek di dasar gelas lecek…
kita rasai sajalah…
bukan yang di lidah namun yang di hati, itu lebih indah.

Advertisement